Labalabanews.com Muna
Desa Moolo Kecamatan Batukara menjadi wadah pelatihan kewirausahaan Giat Global Gotong Royong(G2R)Tetrapreneur selama tiga hari yang dihadiri oleh peserta dari enam (6) desa yakni Desa Moolo Desa Laanobhake Desa Baluara Desa Maligano Desa Raimuna Dan Desa Langkoroni terbilang sukses mengikuti pelatihan tersebut Rabu 19/07/2023.
Ibu Assoc.prof.Rika Fatimah P.L,S.T.,M.Sc.,Ph.D. selaku innovator & Expert Consultant of Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur juga sebagai Dosen Universitas Gaja Mada faculty of Economics and Businees(FEB) Department of Management adalah pemateri utama dalam giat ini yang kebetulan juga bertugas dibagian direktorat penelitian seraya merangkai kerja sama dengan kementrian desa dan PPK transmigrasi dalam program matchingfund kedaireka 2023.
Saat dikonfirmasi media perihal giat G2RT yang sementara berlangsung Ibu Rika Fatimah mengatakan khusus tahun ini Transmigrasi Mutiara(Muna Timur Raya) adalah kali pertama Diadakan Pelatihan G2RT dan diberi nama Global Gotong Royong-KT Muna.
Selanjutnya harapan Ibu Rika Fatimah Khusus pada Pemberdayaan manusia kawasan transmigrasi Mutiara mengungkapkan Transmigrasi ini adalah salah satu konsep asli indonesia karena transmigrasi telah memartabatkan yang telah diberi oleh sang pencipta bahwa dimanapun kita berada harus bersyukur dengan potensi yang ada agar bisa dikelola sebaik-baiknya,ujarnya
Namun demikian dengan keunikan serta keberagaman dari kepulauan indonesia maka diperlukan suatu model asli indonesia dalam artian transmigrasi itu lebih kepada perangkat kerasnya yang bergerak maka model G2RT ini adalah inovasi wirausaha yang mana salah satu potensinya ada pada kawasan transmigrasi sehingga proses wirausahanya berbeda dengan proses bisnis konfensional yang selama ini kita ketahui.
Olehnya itu gotong royong bukan hanya bisa digunakan dalam aspek sosial tapi merupakan kekuatan asli indonesia dalam mewujudkan ekonomi indonesia itu sendiri karena dengan adanya gotong royong ini transmigrasi bukan hanya maju dalam aspek pemerataan penduduk dan sebagainya tapi juga untuk kebangkitan ekonomi masyaraktnya tanpa melupakan jati diri sebenarnya.
“Tidak perlu saling bersaing diera digitalisasi dan seterusnya tidak ada gunanya untuk saling memajukan desanya tetapi sudah wajib berfikir menjadi satu kawasan yaitu kawasan transmigrasi,pesannya.”
Diakhir kalimat bu Rika memiliki kesan menarik selama bersama dengan peserta di kawasan mutiara,
“Jujur saya katakan masyarakat muna terutama dikawasan transmigrasi beberapa hari ini bersama tim KKN PPM UGM kemampuan intelektual masyarakatnya luar biasa padahal materi G2RT itu sangat sulit tapi mereka bisa melahap dengan mudah sehingga saya bertasbih terus dalam hati dan mengatakan ya Allah mudah sekali mereka menerimanaya karena materi ini bukan yang pertama di indonesia tapi yg pertama di kawasan transmigrasi sehingga penerapan keterbukaan intelektual peserta itu luar biasa, semoga ini bisa diduplikasikan oleh perwakilan yg hadir bukan hanya menjadi sebuah even tapi wajib menjadi sebuah gerakan masyarakatnya setelah mendapatkan amanah dari model ini “.tutupnya.
Penulis : Sadar S pd
Sumber : TIM






