Kampar

Dugaan Korupsi Mesin Laundry,  PMPK Desak Kejari Periksa Mantap Dirut RSUD Bangkinang 

108
×

Dugaan Korupsi Mesin Laundry,  PMPK Desak Kejari Periksa Mantap Dirut RSUD Bangkinang 

Sebarkan artikel ini

Labalabanews

KAMPAR – Perkumpulan Mahasiswa dan Pemuda Keadilan (PMPK) Riau, akan melakukan aksi kembali di depan kantor Kejari Kampar Senin (18/03/2024).

Dalam aksi lanjutannya, PMPK mendesak pemeriksaan terhadap mantan Direktur RSUD Bangkinang berinisial AFA, tentang dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat mesin pembersih (laundry) pada tahun anggaran 2021 dengan nilai sebesar lebih kurang Rp  2.159.422.650.,

Kepada wartawan,  Mukbin( Eben) selaku Korlap Aksi membenarkan rencana aksi tersebut. “Kegiatan itu benar akan kami  laksanakan sesuai   informasi  dan data  yang ada, bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan alat mesin pembersih pada tahun anggaran 2021 yang mana dalam data yang  diterima.” Jelas Eben.

Pihaknya juga menegaskan, dari informasi dan data pengurus PMPK kumpulkan bahwa alat mesin pembersih itu pengadaan alatnya ada pada anggaran tahun 2020, tetapi didalam data laporan keuangan yang didapat oleh pengurus PMPK alat mesin pembersih kembali dibunyikan di anggaran tahun 2021.

Tetapi setelah di telusuri dan di investigasi oleh pengurus PMPK  barang yang tersedia diduga hanya Anggarantahun 2020.

Dalam hal ini menduga ada permainan dan  ada dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh saudara AFA mantan Direktur RSUD Bangkinang yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kampar.

“Selain itu, kuat indikasi praktik tindak korupsi  ada dugaan bersama rekan-rekan staf pengurus yang bekerja bersama beliau tahun 2021,tapi  disini yang paling bertanggung jawab untuk terjadi dugaaan tindak pidana korupsi itu saudara AFA” Eben menambahkan.

Maka dari itu PMPK, meminta  Kejari Kampar untuk memeriksa dan melakukan penyelidikan terhadap saudara AFA mantan direktur RSUD Bangkinang atau yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kampar.

Jika tuntutan tersebut masih jalan di tempat, pihaknya akan membuat laporan ke  KPK tidak hanya dugaan korupsi ini saja ,ada dugaan belanja fiktif  di RSUD Bangkinang  pada anggaran  tahun 2021.

Sementara itu, hingga berita ini diunggah. AFA yang dihubungi wartawan belum bisa memberikan klarifikasi.

Abidah/LLN

 

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777