Labalabanews.com Kampar
Diduga kendaraan roda 4 milik oknum Kepala Desa inisial FS terparkir di depan warung karaoke tepatnya di jalan Lintas lipat kain Utara kabupaten Kampar (Riau), lokalisasi tersebut biasanya menyediakan minuman keras serta pemandu karaoke wanita Muda, Aksi 2 Oknum Kades itu diketahui ia tidak sendirian, diduga juga membawa rekannya yang diketahui oknum Kepala Desa inisial ADR.
Sikap tak terpuji tersebut dipantau langsung oleh wartawan, Rabu senja 9/08 ditengah jadwal sholat Maghrib bagi kaum muslimin dan muslimah.
Warung karaoke milik AJS itu berada di Jalan Lintas Lipat Kain, Desa Lipat Kain Utara Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar.
Ketika Awak media konfirmasi melalui pesan WhatsApp, Oknum Kepala Desa inisial FS menuturkan bahwa dirinya sedang ada keperluan kepada pemilik Warung”AJS” ditempat tersebut.
“Saya ada perlu sama AJS disitu, dan kalau mau diterbitkan beritanya, terbitkan lah.”
Diketahui “AJS” adalah suami dari pemilik usaha warung karaoke yang menyediakan wanita pemandu karaoke dan terindikasi Warung remang remang itu menyediakan minuman keras.
Dari Pantau TIM dilokasi berdasarkan rekaman suara dari rekan lainnya kepada wartawan saat ditanyakan siapa tamu karaoke, ia menjelaskan bahwa dirinya sedang bersama oknum Kepala Desa inisial FS beserta ADR yang masih Jabat kepala desa diwilayah nya
ADR saat dikonfirmasi awak media atas Kehadirannya diwarung remang remang tersebut melalui saluran Telponnya tidak menjawab hingga berita ini diterbitkan,
Ditempat terpisah Kapolsek Kampar Kiri Kompol H Rahmadani SH saat dihubungi wartawan terkait kegiatan patroli rutin penyakit masyarakat dalam upaya cipta kondisi dan menjaga Kamtibmas, mengatakan bahwa pihaknya akan perintahkan patroli rutin ke TKP, saat ini kendaraan patroli sedang ada kegiatan menuju Jalan IV Koto Setingkai Kampar Kiri.
Salah seorang Niniok Mamak Kenegerian Lipat Kain melalui Darwis Dt Jalelo meminta kepada unit pimpinan kecamatan serta satpol PP Kampar untuk dapat menutup seluruh kegiatan haram disepanjang jalan Lintas lipat kain utara ini,itu sudah merusak kultur dan budaya adat istiadat kita selaku masyarakat, ia juga mengingatkan, jangan sampai masyarakat bertindak atas kegiatan itu tegasnyaa ***
Penulis : HSB
Sumber : TIM






