BeritaKamparPemerintahan

Kades Sei Paku Bantah Dugaan Mark-Up Dana Desa Hanya Kesalahpahaman Warga

165
×

Kades Sei Paku Bantah Dugaan Mark-Up Dana Desa Hanya Kesalahpahaman Warga

Sebarkan artikel ini

LabalabaNews.com

Kampar___Desa Sei Paku baru saja menyelesaikan program ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat dengan hasil yang dianggap memuaskan. Namun, program yang seharusnya memberikan manfaat besar bagi masyarakat ini malah diwarnai isu tak sedap. Sejumlah warga menuding adanya dugaan mark-up dalam pelaksanaan program tersebut.

Roky, Kepala Desa Sei Paku, dengan tegas membantah tudingan tersebut. Menurutnya, apa yang berkembang di tengah masyarakat hanyalah kesalahpahaman. Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sei Paku telah sesuai dengan hasil musyawarah desa (musdes) yang sebelumnya disepakati bersama.

“Kami melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, BPD, serta aparatur pemerintahan desa. Tidak ada yang kami sembunyikan,” ujar Roky.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah jumlah kerbau yang dipotong untuk program tersebut. Warga sempat mengklaim bahwa jumlah kerbau yang dilaporkan tidak sesuai dengan realitas. Menanggapi hal ini, Roky kembali meluruskan. Ia menjelaskan bahwa jumlah kerbau yang dipotong adalah sembilan ekor, sesuai dengan rencana yang telah disepakati.

Pemotongan kerbau tersebut, lanjutnya, diserahkan kepada kelompok-kelompok yang telah dibentuk panitia sebelumnya. Dagingnya kemudian dibagikan secara merata kepada masyarakat yang berhak menerima. “Tujuannya jelas, yaitu untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, terutama warga Desa Sei Paku,” tambah Roky.

Roky juga menyinggung soal pengawasan anggaran. Ia mengatakan bahwa seluruh anggaran dana desa tahun 2023, termasuk yang digunakan untuk program ketahanan pangan, telah diaudit oleh Inspektorat Kabupaten Kampar. Ia mengakui adanya temuan dari hasil pemeriksaan tersebut, namun menegaskan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan.

“Temuan itu terkait kelebihan dana. Tetapi, dana tersebut sudah dikembalikan oleh bendahara desa, dan pajak dari kegiatan tersebut juga telah disetorkan ke daerah,” jelasnya.

Kepala Desa Sei Paku berharap agar masyarakat tidak mudah termakan isu-isu yang tidak berdasar. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga transparansi dan mendukung program-program desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami bekerja untuk masyarakat. Semua kegiatan yang kami lakukan selalu terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Mari kita saling mendukung demi kemajuan desa,” pungkas Roky.

Meski tudingan mark-up telah dibantah, isu ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat. Hal ini diperlukan agar tidak ada kesalahpahaman yang dapat merusak kepercayaan warga terhadap pemerintah desa.

 

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777