Laba-labanews.com
Kampar___Situasi pengungsian warga Rohingya di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar semakin tidak menentu. Pengecekan ulang pada Senin (24/2) malam mengungkap fakta mencengangkan: jumlah pengungsi yang semula 182 orang kini hanya tersisa 127 orang.
Hasil verifikasi mencatat:
96 pria dewasa
30 wanita dewasa
1 anak laki-laki
Sementara itu, patroli Satpol PP Kabupaten Kampar menemukan 9 pengungsi yang berkeliaran di luar lokasi penampungan. Enam orang ditemukan di Perumahan Ataya, Desa Ridwan, dan tiga lainnya di Jalan Lingkar, Desa Kumantan. Mereka langsung dikembalikan ke lokasi pengungsian di Desa Batu Belah.
Hingga Selasa dini hari (25/2), pengamanan ketat masih diberlakukan oleh personel Kompi 2 Siaga dan Polsek Kampar. Namun, yang menjadi sorotan adalah sikap diam UNHCR dan Pemerintah Kabupaten Kampar. Hingga kini, belum ada langkah konkret untuk memindahkan para pengungsi ke tempat yang lebih layak.
Ketika awak media mencoba menghubungi pihak Pemkab Kampar untuk menanyakan langkah selanjutnya, tidak ada tanggapan yang diberikan. Sikap bungkam ini semakin memperjelas ketidakpastian nasib para pengungsi yang hingga kini masih bertahan di ruko sempit dengan fasilitas minim.
Situasi ini memicu pertanyaan besar: sampai kapan mereka akan dibiarkan terlantar tanpa kepastian? Masyarakat menunggu langkah nyata dari UNHCR dan Pemkab Kampar sebelum kondisi semakin memburuk.






