Labalabanews.com
Kampar___ Pertemuan Datuk Kenagarian Air Tiris yang berlangsung di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar menjadi forum penting untuk membahas permasalahan adat yang tengah terjadi. Dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja, Kasdim 0313/KPR Mayor Inf Hendri Donan, dan Wakil Ketua DPRD Kampar Sultan Azmi, pembahasan berfokus pada tiga isu utama, yaitu rencana penobatan Ninik Mamak baru, pengelolaan tanah ulayat, dan keberadaan Raja Air Tiris(5/12/2024)
Dalam sambutannya, Kapolres Kampar menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian masyarakat di tengah dinamika yang memanas. “Kami berharap tidak ada lagi dualisme dalam kepemimpinan Ninik Mamak yang dapat memicu gesekan di masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kasdim 0313/KPR Mayor Inf Hendri Donan mengimbau para Datuk untuk bersatu demi membangun Kampar yang lebih baik. “Tidak ada hebatnya merasa menang jika ada pihak lain yang tersakiti,” tegasnya.
Diskusi yang berlangsung dinamis mengungkap berbagai perspektif terkait permasalahan adat. Beberapa Datuk menyampaikan perlunya mengedepankan solusi bersama dan menghormati nilai-nilai adat. Salah satu isu utama yang mencuat adalah pengelolaan tanah ulayat yang diduga telah dijual oleh oknum Ninik Mamak, serta perdebatan mengenai keberadaan Yayasan Raja Air Tiris yang dianggap menjadi pemicu perpecahan.
Sebagai hasil dari pertemuan ini, disepakati bahwa rencana penobatan Ninik Mamak baru dibatalkan hingga tercapai kesepakatan dari semua pihak. Sementara itu, permasalahan tanah ulayat dan keberadaan Raja Air Tiris akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan internal Ninik Mamak pada Senin, 9 Desember 2024, di Balai Adat Kenagarian Air Tiris. Pertemuan tersebut akan dimediasi oleh Muspida Kabupaten Kampar dan Upika Kecamatan Kampar.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 13.15 WIB ini berjalan lancar dan kondusif. Para tokoh adat dan pemangku kepentingan sepakat untuk mengutamakan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan persoalan yang ada, demi menjaga keharmonisan adat dan kehidupan masyarakat di Kenagarian Air Tiris.






