BeritaHukrimKamparLifestyleLingkunganPemerintahanPeristiwaRagam

Empat Petani Babak Belur, Ormas GRIB Riau Diduga Jadi Pelaku! Konflik Lahan Sawit di Kampar Makin Panas

249
×

Empat Petani Babak Belur, Ormas GRIB Riau Diduga Jadi Pelaku! Konflik Lahan Sawit di Kampar Makin Panas

Sebarkan artikel ini

Laba-labanews.com

Kampar___Sengketa lahan sawit di Desa Batu Langka Kecil, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, meletus menjadi bentrokan brutal. Empat anggota Kelompok Tani Kesatria Perkasa menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh rombongan Ormas DPD GRIB Provinsi Riau yang dipimpin oleh E.M. Insiden berdarah ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika E.M. bersama 23 anggota ormas menuju lahan sawit seluas 64 hektare yang diklaim sebagai miliknya.

Di tengah perjalanan, rombongan ini bertemu dengan sejumlah anggota kelompok tani yang sedang duduk di sebuah warung. Ketegangan langsung memuncak saat pihak ormas merekam mereka tanpa izin.

Teguran dari salah satu petani memicu adu mulut yang dengan cepat berubah menjadi kekerasan. Korban dihantam dengan benda tumpul berupa balok kayu (bloti), hingga mengalami luka robek di kepala dan memar di wajah.

Empat korban berinisial Y.A.T., F.S.P.G., R.J.A., dan F.A. kemudian dibawa secara paksa oleh rombongan ormas ke Polsek Bangkinang Barat, dengan tudingan sebagai pencuri TBS sawit. Namun aparat kepolisian justru menemukan kondisi korban penuh luka dan segera mengarahkan penanganan medis ke Puskesmas Kuok serta memerintahkan visum. Hingga malam hari, kedua belah pihak masih berada di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum. Kapolsek bersama unsur pemerintahan setempat kini tengah mempersiapkan langkah mediasi untuk meredam konflik yang kian membara.

Konflik agraria di Kampar kini bukan lagi soal klaim lahan, tapi sudah berubah menjadi konflik terbuka antar kelompok. Aparat diminta bertindak tegas sebelum situasi semakin tidak terkendali.

 

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777