LabalabaNews.com
Kampar_____Proyek Perluasan Gedung perpustakaan yang menelan anggaran 4.560.000.000, Milyard, Yang sebelumnya sempat Menghebohkan jagat raya terkait beredarnya Rekaman PJ Bupati kampar Hambali pada Proses Lelang kegiatan itu,
Salah satu LSM Diriau melaporkan Pj Bupati Kampar ke Kementrian dalam Negeri, Seperti diberitakan salah satunya Media Nasional Sindonews.com yang terbit bulan juni 2024 lalu,
“Dalam pemberitaannya itu menyampaikan,Pj Bupati Kampar Hambali dilaporkan ke kementrian dalam negeri,(Kemendagri) atas Dugaan Gratifikasi, dan suap Lelang proyek, Perluasan Gedung fasilitas layanan perpustakaan dikabupaten Kampar” (riau),
Dalam penulisan Itu juga Disebut yang melaporkan adalah Masyarakat Anti KKN Indonesia (Makin),
Tidak tanggung tanggun, Dugaan laporan itu atas Lanjutan laporan sebelumnya yang pernah dilayangkan sebelumnya Ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) Dengan No Informasi 2024-A-01919 Pada Juni 2024 dan laporan ke Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) pada 24 juni 2024,
Anehnya, Kepala Dinas Perpustakaan Yuli Usman Saat dikonfirmasi melalui selulernya, sempat meradang dan Mengaku saya tidak mau ditekan tekan, apalagi yang mau diberitakan,
Semalam kan sudah diberitakan lalu mau apalagi,dengan nada Kesal,
Ia juga mengaku memiliki keluarga dikejaksaan tinggi riau,Namun saat ditanya apa kaitan keberadaan famili dikejati dalam pembangunan Gedung perluasan di dinas Perpustakaan tersebut, alih alih ia mengaku bukan seperti itu, saya memang akhir akhir ini tidak konsentrasi, dan baru ia jelaskan bahwa proyek pembangunan Perluasan Gedung tersebut telah rampung 100 % Namun Untuk Anggarannya belum diselesaikan semua, Masalah pembayaran akuinya baru dibayarkan 70 % dari Nilai Kontrak, Sementara sisanya masih Menunggu Tim Ferifikasi untuk perintah bayar, ungkapnya
TIM/LLN






