Tipikor

Isu NUPTK dan Relokasi Guru Jadi Fokus RDP Komisi II DPRD Kampar dengan Disdikpora

194
×

Isu NUPTK dan Relokasi Guru Jadi Fokus RDP Komisi II DPRD Kampar dengan Disdikpora

Sebarkan artikel ini

Labalabanews.com

 

KAMPAR ____Komisi II DPRD Kabupaten Kampar menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar guna mengklarifikasi informasi terkait mekanisme pengurusan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) bagi guru non-aparatur sipil negara (ASN), Senin (23/2/2026).

 

Ketua Komisi II DPRD Kampar, Toni Hidayat, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya kemudahan pengurusan NUPTK yang disebut hanya memerlukan surat keterangan dari kepala sekolah. Padahal, secara regulasi, proses penerbitan NUPTK harus melalui tahapan verifikasi dan validasi (verval) berjenjang.

“Secara aturan sebenarnya tidak ada perubahan, tetap melalui proses verval. Namun, di lapangan memang terjadi pengurusan NUPTK yang hanya menggunakan surat keterangan kepala sekolah,” ujar Toni.

Ia menjelaskan, prosedur resmi dimulai dari penginputan data di sistem Dapodik, kemudian diverifikasi oleh dinas pendidikan, dilanjutkan ke BPMP provinsi, hingga akhirnya ke Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Toni meminta Disdikpora Kampar segera berkoordinasi dengan Pusdatin Kemendikdasmen untuk memastikan legalitas mekanisme tersebut. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi resmi agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan guru non-ASN.

“Ini menyangkut kepentingan ratusan orang. Jangan disampaikan secara personal oleh oknum tertentu. Harus ada penjelasan kelembagaan dan formal,” tegasnya.

Selain isu NUPTK, RDP tersebut juga membahas banyaknya permohonan relokasi dari guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengeluhkan jauhnya lokasi tugas dari tempat tinggal.

Menurut Toni, relokasi guru PPPK di Kabupaten Kampar hingga kini belum dapat dilaksanakan karena masih menunggu tahapan pemetaan dan persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara.

“Setelah pemetaan selesai dan persetujuan teknis BKN keluar, barulah bupati bisa menerbitkan surat keputusan mutasi atau relokasi,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Disdikpora Kampar, Zulkifli, menjelaskan bahwa kebijakan NUPTK merupakan tindak lanjut dari pembahasan di tingkat nasional terkait penataan tenaga pendidik.

“Kebijakan ini bertujuan menyamakan persepsi daerah dalam mengatasi kekurangan tenaga pendidik,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kebijakan tersebut menyasar tenaga pendidik non-ASN yang masih aktif mengajar, telah tercatat di Dapodik minimal dua tahun, namun belum memiliki NUPTK. Menurutnya, NUPTK menjadi syarat utama pencairan insentif dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

“Awalnya terkendala karena harus melampirkan SK pengangkatan dari pemerintah daerah. Solusinya, cukup dengan penugasan dari kepala sekolah dan surat keterangan kepala sekolah,” jelas Zulkifli.

Dengan mekanisme tersebut, pengajuan NUPTK dapat dilakukan langsung oleh operator sekolah tanpa melalui dinas pendidikan. Ia menegaskan, hak guru non-ASN tetap dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak lagi menggunakan istilah honorer. Mereka adalah non-ASN yang mengabdi, dan hak mereka dalam Dana BOS tetap dijaga,” pungkasnya.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam