Labalabanews.com
Gunung Sitoli…..Pulau Nias dinilai memiliki kekuatan ekonomi yang sangat besar di sektor kelautan dan perikanan. Dikelilingi lautan luas dengan kekayaan hasil laut melimpah, wilayah kepulauan ini disebut memiliki peluang besar menjadi pusat industri perikanan terpadu di Sumatera Utara.
Tokoh muda Nias, Yusman Dawolo atau yang akrab disapa Bang YD, mengatakan bahwa potensi perikanan di Pulau Nias selama ini belum dimaksimalkan secara serius, padahal sumber daya laut seperti tuna dan berbagai hasil laut bernilai ekspor tinggi tersedia sangat melimpah.
Menurutnya, pembangunan kawasan industri perikanan terpadu akan menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah besar.
“Pulau Nias memiliki kekuatan ekonomi luar biasa karena dikelilingi lautan dengan sumber daya ikan yang sangat besar. Jika sektor ini dikelola dengan serius dan modern, maka bisa menciptakan lebih dari 10.000 lapangan pekerjaan, baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujar Bang YD.
Ia menjelaskan, pembangunan kawasan industri perikanan tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga mencakup pengolahan hasil laut, penyimpanan dingin (cold storage), pelabuhan perikanan, industri pengemasan, hingga pemasaran ekspor.
Selain meningkatkan pendapatan nelayan, kehadiran industri perikanan terpadu juga diyakini mampu menggerakkan sektor ekonomi lainnya seperti transportasi, UMKM, perdagangan, dan jasa.
Bang YD berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat melihat potensi besar tersebut sebagai peluang strategis untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat kepulauan.
“Sudah saatnya Pulau Nias bangkit dengan kekuatan lautnya sendiri. Kita punya sumber daya, kita punya masyarakat pekerja keras, tinggal bagaimana pengelolaannya dilakukan dengan serius dan berkelanjutan,” tambahnya.
Masyarakat pun berharap sektor perikanan di Kepulauan Nias dapat menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah serta mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan generasi muda di masa depan.








