Labalabanews.com
Tapung ____Beredarnya rekaman video yang menampilkan dugaan pembuangan limbah serta asap tebal yang mengepung pemukiman warga di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, memicu tanggapan serius dari pimpinan DPRD Kabupaten Kampar.
Wakil Ketua DPRD Kampar dari Fraksi Demokrat, Sunardi, S.Ag., menegaskan kasus ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi pemerintah daerah. “Pemerintah Daerah harus menjadikan setiap kasus pencemaran lingkungan sebagai pelajaran berharga. Jangan sampai kejadian serupa terus berulang tanpa perbaikan sistem pengawasan, perizinan, dan penegakan hukum,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Menurut Sunardi, sudah terlalu banyak warga yang menderita akibat dugaan pencemaran, mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan kualitas air sungai, hingga penurunan kualitas udara. “Ini bukan hal biasa. Hak masyarakat atas lingkungan yang bersih dan sehat harus menjadi prioritas di atas kepentingan apa pun,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dukungan terhadap investasi harus disertai tanggung jawab lingkungan. “Kita dukung investasi yang bertanggung jawab, tapi tidak boleh mengorbankan keselamatan warga dan kelestarian alam. Pengawasan harus diperketat, inspeksi rutin dilakukan, dan pelanggaran harus ditindak tegas agar masyarakat tidak lagi menjadi korban,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar, Rinaldi, mengakui belum menerima laporan resmi terkait beredarnya video tersebut. “Saat ini saya sedang menjalankan tugas di luar kota. Segera setelah kembali, tim kami akan melakukan pengecekan data kelengkapan dan perizinan perusahaan di lokasi yang dimaksud untuk menindaklanjuti informasi ini,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari sumber di lokasi, kejadian dugaan pencemaran tersebut terjadi di wilayah Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.






