Labalabanews.com
NIAS UTARA-Kunjungan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution ke Desa Bitaya mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan harapan besar agar pembangunan jalan provinsi yang menghubungkan Nias Utara menuju Nias Barat dapat direalisasikan mulai tahun anggaran 2027.
Rencana pembangunan jalan tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 25 kilometer, dengan jalur yang direncanakan dimulai dari Desa Bitaya, melalui Desa Humene Siheneasi, hingga menuju Kabupaten Nias Barat.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Bitaya, Yuprianus Zalukhu alias Ama Nias, mengatakan bahwa janji pembangunan jalan provinsi tersebut sangat dinantikan masyarakat.
«“Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, baru sekarang masyarakat Bitaya memiliki harapan besar untuk dibangun jalan provinsi. Kami sangat menantikan realisasi pembangunan ini pada tahun 2027,” ujar Yuprianus.»

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut bukan hanya membuka akses transportasi, tetapi juga akan menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Desa Bitaya memiliki berbagai potensi pertanian dan perkebunan, seperti kelapa, pinang, jagung, pisang, serta hasil persawahan masyarakat yang selama ini membutuhkan akses jalan yang lebih baik untuk memperlancar mobilitas dan pemasaran hasil pertanian.
Yuprianus juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Nias Utara dapat mempercepat realisasi pembangunan jalan tersebut.
Ia turut mengapresiasi masukan dari Nimerodi Hia alias Ama Nelvan, anggota DPRD Kabupaten Nias Utara dari Dapil III, yang menurutnya telah memberikan masukan positif kepada masyarakat terkait perjuangan pembangunan infrastruktur di wilayah Bitaya.
Antusiasme masyarakat terlihat ketika warga berkumpul di Simpang Lolomboli, Bitaya. Para ibu dan bapak berdiri di pinggir jalan untuk menyambut kedatangan Gubernur Bobby Nasution.
Saat melintas, Gubernur Bobby Nasution bahkan berhenti dan menyempatkan diri bersalaman serta berbincang langsung dengan masyarakat. Warga kemudian menyampaikan berbagai keluhan, terutama mengenai kondisi akses jalan yang selama ini menjadi salah satu kendala utama bagi masyarakat.
Masyarakat berharap perhatian dan respons Gubernur Sumatera Utara tersebut dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata, sehingga pembangunan jalan provinsi Bitaya–Humene Siheneasi–Nias Barat benar-benar dapat dimulai pada tahun anggaran 2027.
Bagi masyarakat Bitaya, pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan harapan baru untuk membuka keterisolasian, meningkatkan perekonomian, memperlancar akses pendidikan dan kesehatan, serta membawa perubahan bagi generasi mendatang.







