Labalabanews.com
JAKARTA ______Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 126/TK/Tahun 2025 tanggal 10 Desember 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan penghargaan tertinggi negara bagi para penyelenggara negara yang telah menunjukkan dedikasi, kinerja unggul, dan pengabdian luar biasa dalam membangun daerah dan melayani masyarakat.
Upacara penyerahan dan pelantikan penerima tanda kehormatan dilaksanakan secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mewakili Presiden Republik Indonesia, di hadapan pejabat tinggi negara, keluarga penerima penghargaan, dan perwakilan masyarakat luas.
Berikut adalah para tokoh terpilih yang dinyatakan layak menerima Satyalancana Wira Karya
1. H. Herman Deru – Gubernur Sumatera Selatan (Masa bakti: 2021–2025 dan 2025–sekarang)
2. H. Ansar Ahmad, SE., MM – Gubernur Kepulauan Riau (Masa bakti: 2021–2025 dan 2025–sekarang)
3. H. Sugianto Sabran, S.IP – Gubernur Kalimantan Tengah (Masa bakti: 2016–2020 dan 2021–2024)
4. dr. Hj. Eisti’anah, SE – Bupati Demak (Masa bakti: 2021–2025 dan 2025–sekarang)
5. Dr. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Masa bakti: 2020–2024 dan 2025–sekarang)
6. Andrei Angouw – Wali Kota Manado (Masa bakti: 2021–2025 dan 2025–sekarang)
7. Dr. Muhammad Isa Anshori, ATD., M.T – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur (Masa bakti: 2022–sekarang)
PESAN SAMBUTAN
Dalam sambutannya saat memimpin upacara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan penekanan penting bagi seluruh penerima penghargaan:
“Penganugerahan Satyalancana Wira Karya ini bukan sekadar tanda kehormatan yang disematkan di dada, melainkan bukti nyata pengakuan negara atas kerja keras, ketulusan, dan hasil karya nyata yang Bapak/Ibu berikan bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Keputusan Presiden Nomor 126/TK/Tahun 2025 ini menjadi catatan resmi bahwa negara menilai, mengapresiasi, dan menghargai setiap langkah yang diambil untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan makmur.
Presiden Prabowo Subianto berpesan Jadikan penghargaan ini sebagai energi baru, bukan tujuan akhir. Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks mulai dari pemerataan ekonomi, ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya alam, hingga pelayanan publik yang prima. Bapak/Ibu adalah garda terdepan negara di daerah. Kepercayaan yang diberikan rakyat harus dijaga dengan integritas yang tak tergoyahkan, kinerja yang tak kenal lelah, dan pelayanan yang selalu berpusat pada kepentingan masyarakat.
Kepada para pemimpin daerah dan pejabat negara yang menerima penghargaan ini, saya ingatkan kembali,
Wira Karya berarti pahlawan yang berkarya. Teruslah berinovasi, teruslah berjuang, dan jadilah teladan bagi seluruh aparatur negara. Keberhasilan Bapak/Ibu adalah keberhasilan Indonesia. Selamat dan semangat mengabdi lebih jauh bagi bangsa dan negara.
Penghargaan Satyalancana Wira Karya diberikan kepada warga negara Indonesia yang telah menunjukkan jasa dan pengabdian luar biasa dalam bidang pembangunan, pelayanan publik, atau kemajuan daerah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.







