Laba-labanews.com
Pekanbaru___Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT tampil vokal dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan Pembangunan Provinsi Riau yang digelar di Ruang Melati, Kompleks Kantor Gubernur Riau. Dalam forum yang dihadiri seluruh kepala daerah se-Riau tersebut, Yuzar menyoroti urgensi sinergi antar pemerintah daerah dalam menghadapi efisiensi anggaran.
Didampingi para kepala OPD Kabupaten Kampar, Yuzar menyampaikan kondisi terkini keuangan daerah yang tengah mengalami tekanan. Ia menegaskan, meskipun anggaran mengalami pemangkasan, semangat membangun Kampar tetap menjadi prioritas.
“Setiap kabupaten/kota menghadapi keterbatasan anggaran. Namun kami tidak ingin stagnan. Kami butuh dukungan konkret dari Pemerintah Provinsi agar pembangunan tetap berjalan optimal,” tegasnya.
Dalam forum strategis itu, Yuzar juga menggarisbawahi potensi besar sektor pariwisata Kampar yang dinilainya belum tergarap maksimal. Ia menekankan pentingnya pengembangan akses infrastruktur menuju destinasi wisata, yang diyakini akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kampar hanya sepelemparan batu dari Pekanbaru. Kalau akses wisata ditingkatkan, maka geliat ekonomi rakyat akan ikut bangkit,” ujarnya penuh semangat.
Tak hanya itu, Yuzar juga mendorong percepatan peningkatan status RSUD Bangkinang dari Tipe C ke Tipe B, seraya meminta perhatian serius dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Gubernur Riau Abdul Wahid dalam arahannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah. Ia menyebut Musrenbang sebagai ruang strategis untuk merancang pembangunan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Komitmen bersama antar kepala daerah sangat penting. Kita harus sepakati program prioritas yang selaras dengan potensi dan kebutuhan riil di tiap daerah,” kata Gubernur.
Ia juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif menyuarakan usulan konstruktif guna merumuskan rencana pembangunan yang inovatif dan berkelanjutan.






