Tipikor

Dana BOS Bermasalah? Inspektorat Kampar Selidiki Dugaan Mark-Up Honor Guru

138
×

Dana BOS Bermasalah? Inspektorat Kampar Selidiki Dugaan Mark-Up Honor Guru

Sebarkan artikel ini

Labalabanews.com

 

Bangkinang, Kampar _____Kasus dugaan penyimpangan anggaran kembali mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Kampar. Kali ini, sorotan tertuju pada SD Negeri 034 Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2023 dan 2024. Lembaga Monitor Penyelenggara Negara (LMPN) wilayah Provinsi Riau secara resmi melaporkan indikasi penggelembungan dana yang berpotensi merugikan negara

Inspektorat Kabupaten Kampar, melalui Irban Renol Laporana LMPN, merespons cepat laporan tersebut. “Tim inspektorat telah diterjunkan ke lapangan sejak 6 Oktober 2025 untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pengelolaan dana BOS di SD Negeri 034 Tarai Bangun,” ungkap Renol kepada media ini. “Surat Perintah Tugas (SPT) telah ditandatangani oleh Inspektur, menunjukkan keseriusan kami dalam menindaklanjuti setiap laporan dugaan penyimpangan.

Laporan LMPN, yang ditujukan kepada Inspektorat Kampar pada 30 September 2025, menyoroti secara khusus alokasi dana untuk kegiatan honor guru. Daulat Harahap, Koordinator LMPN wilayah Riau, menjelaskan bahwa pihaknya menemukan indikasi ketidakwajaran dalam laporan penggunaan dana BOS.

“Kami menemukan adanya dugaan penggelembungan dana yang signifikan pada pos anggaran honor guru,” ujar Daulat. “Anggaran yang dialokasikan untuk honor guru pada tahun 2023 mencapai Rp 413.100.000, sementara pada tahun 2024 sebesar Rp 301.925.000. Angka ini sangat fantastis dan menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana BOS.”

Daulat berharap agar tim inspektorat yang bertugas dapat bekerja secara profesional dan independen, tanpa intervensi dari pihak manapun. “Kami berharap tim dapat mengungkap fakta yang sebenarnya dan memberikan rekomendasi yang tepat untuk perbaikan sistem pengelolaan dana BOS di Kabupaten Kampar,” tegasnya.

Ungkapnya lagi, Jika ditemukan bukti yang mengarah pada tindak pidana korupsi, kami akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak SD Negeri 034 Tarai Bangun belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ini. Upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah, HT, melalui sambungan telepon dan pesan singkat belum mendapatkan respons.***

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777