Laba-labanews.com
Kampar____Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Sugiyono, dalam kegiatan Safari Ramadhan di Kabupaten Kampar, mengumumkan rencana strategis pembentukan Batalyon Bantuan Tempur di wilayah Riau. Langkah ini merupakan bagian dari peningkatan status Korem 031/WB menjadi Komando Daerah Militer (Kodam), yang bertujuan memperkuat sistem pertahanan serta mendukung ketahanan nasional, khususnya di sektor pangan dan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Sugiyono menegaskan bahwa pembentukan beberapa batalyon baru, seperti Batalyon Armed, Batalyon Kavaleri, Batalyon Zipur, dan Batalyon Teritorial Pertanian (BTP), akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat pertahanan wilayah. Batalyon Teritorial Pertanian (BTP) sendiri merupakan bagian dari program strategis nasional yang melibatkan TNI dalam mendukung petani membuka lahan baru dan meningkatkan produksi pangan nasional.
“Dengan adanya batalyon-batalyon ini, kita tidak hanya memperkuat sistem pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi daerah. Ini adalah wujud nyata bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membantu kesejahteraan masyarakat,” tegas Brigjen Sugiyono.
Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, dalam sambutannya menyatakan bahwa sinergi antara TNI dan Pemkab Kampar selama ini telah banyak membantu pembangunan daerah, terutama melalui program-program seperti TMMD.
Selain mengumumkan pembentukan batalyon baru, Brigjen TNI Sugiyono juga menyampaikan keprihatinan terhadap musibah banjir yang melanda beberapa wilayah di Kampar. Korem 031/WB siap memberikan bantuan dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mitigasi bencana ke depan.
Acara Safari Ramadhan yang dihadiri Forkopimda ini berlangsung khidmat, ditutup dengan buka puasa bersama, shalat berjamaah, serta kunjungan ke Masjid Ubudiyah di Dusun 1 Kobun Dasa, Limau Manis.
Dengan hadirnya batalyon-batalyon tempur baru, Riau semakin siap menghadapi tantangan pertahanan dan ketahanan pangan, menjadikan wilayah ini lebih kuat, mandiri, dan sejahtera.







