Laba-labanews.com
Jakarta___Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri (FOKO) menegaskan posisinya di tengah sorotan publik atas pernyataan Forum Purnawirawan TNI yang sempat mengguncang dinamika politik nasional. Dalam pernyataan sikap resmi yang dirilis pada 30 April 2025, FOKO dengan tegas menyatakan bahwa mereka bukan bagian dari Forum Purnawirawan TNI yang sebelumnya mengeluarkan delapan butir pernyataan kontroversial.
“Delapan butir pernyataan tersebut adalah hak pribadi mereka sebagai warga negara, dan tidak mencerminkan sikap FOKO,” tegas Letjen TNI Purn. Bambang Darmono selaku Sekretaris Jenderal FOKO.
FOKO juga menegaskan fokus perjuangannya adalah mendorong kaji ulang terhadap UUD 1945 hasil amandemen, bukan mengembalikan konstitusi ke bentuk aslinya. Untuk itu, FOKO bekerja sama dengan kalangan akademisi dari lebih 60 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, FOKO menyatakan perjuangan mereka murni dalam ranah politik kenegaraan, bukan politik praktis, dan seluruh langkahnya dilakukan secara konstitusional.
“Kami hanya mendukung pemerintahan yang sah secara konstitusi, dan saat ini yang kami dukung adalah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Bambang Darmono menegaskan.
Pernyataan ini menjadi penegasan sikap FOKO di tengah derasnya opini publik dan polemik politik menjelang masa transisi pemerintahan.






