Labalabanews.com
Nias Utara…..Pemerintah Kabupaten Nias Utara menghadiri kegiatan Pembukaan Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi (SE) 2026 lingkup Kabupaten Nias Utara yang diselenggarakan (26/5) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nias Utara di Hotel Kaliki Gunungsitoli,
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, A.Pi., M.Si., dan dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, instansi vertikal, kepala OPD, para camat, serta calon petugas pendataan lengkap Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Kabupaten Nias Utara, Darma Beriman Telaumbanua, SE., MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, para calon petugas perlu dibekali pemahaman mendalam terkait konsep, definisi, serta metodologi pendataan agar mampu menjalankan tugas secara profesional di lapangan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para petugas semakin siap menghadapi pelaksanaan pendataan di lapangan. Kami juga mengharapkan dukungan penuh dari seluruh unsur pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar pelaksanaan sensus dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan sensus ekonomi sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang benar dan akurat sehingga menghasilkan data yang valid untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Sementara itu, Dandim 0213/Nias Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, S.I.P., mewakili unsur Forkopimda, menegaskan kesiapan Kodim 0213/Nias bersama Babinsa dalam membantu pelaksanaan tugas-tugas pendataan di lapangan.
“Sensus ekonomi ini merupakan pondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah ke depan. Karena itu, kami siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini demi kemajuan pembangunan daerah,” tegasnya.
Mewakili Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Yatatema Harefa menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Nias Utara atas komitmennya dalam mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Menurutnya, data bukan sekadar angka, tetapi merupakan gambaran nyata kondisi masyarakat yang menjadi dasar bagi pemerintah dan DPRD dalam menyusun kebijakan pembangunan.
“Petugas pendataan harus bekerja dengan jujur, penuh tanggung jawab, dan memastikan setiap target pendataan benar-benar dikunjungi serta diwawancarai sesuai ketentuan,” katanya.
Dalam arahan dan bimbingannya, Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega, A.Pi., M.Si., menekankan pentingnya integritas para petugas pendataan. Ia mengingatkan agar seluruh petugas bekerja sesuai aturan dan tidak melakukan manipulasi data.
“Sensus ekonomi harus mampu menggambarkan potensi daerah seperti pertanian, UMKM, pariwisata, perkebunan, dan sektor lainnya. Potensi besar tersebut tidak dapat dikembangkan secara maksimal tanpa data yang jelas dan akurat,” ungkap Wakil Bupati.
Ia juga berharap melalui pelatihan tersebut, seluruh peserta dapat menyamakan persepsi terkait tujuan akhir Sensus Ekonomi 2026, sekaligus memperdalam teknik pengumpulan data dan metode komunikasi dengan masyarakat.
“Hadapi masyarakat dengan keramahan dan kesantunan. Keberhasilan tugas sangat ditentukan oleh komunikasi yang baik dan sikap rendah hati di lapangan,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh unsur, mulai dari BPS, Forkopimda, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat untuk berkolaborasi mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Nias Utara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Nias Utara, unsur Forkopimda, Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, Plh Sekda Nias Utara, para asisten, staf ahli, kepala OPD se-Kabupaten Nias Utara, instansi vertikal, Kacabdis Pendidikan Provinsi Wilayah 13, para camat, jajaran BPS Kabupaten Nias Utara, calon petugas pendataan lengkap SE 2026, serta tamu undangan lainnya.




