Labalabanews.com Pelalawan
Ketua STM Anugerah Eben Ezer Telaumbanua,adakan silaturahmi bersama anggotanya dan dihadiri oleh Tokoh-Tokoh Ono Niha dari Pangkalan Kerinci, Pdt. Distrik GNKPI Bandar Seikijang Notatema Telaumbanua, Joni Halawa Sebagai Ketua RT setempat, silaturahmi Serikat Tolong Menolong Anugerah dilaksanakan di Jl. Simpang langgam 2 Desa Lubuk Ogung, Kecamatan Bandar Seikijang, pada Sabtu,(09/9/2023).
Warga Nias yang berdomisili di Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Seikijang hadir di tempat perkumpulan STM anugerah sebagai pemenuhan pada pelaksanaan fungsi dan tujuan organisasi. Setiap bulan bagi seluruh anggota dituntun untuk menghadiri pertemuan sebagai giat sosial dan menyampaikan laporan kemajuan organisasi yang mereka miliki.
Tampak pada kesempatan itu sejumlah Tokoh-Tokoh masyarakat Nias hadir bersama dalam suasana yang sangat mendukung. Ketua STM Anugerah menyampaikan dalam sambutannya “Kita sangat senang bisa bersama pada kesempatan ini, pada STM Anugerah sudah berjalan lebih kurang 1 tahun merupakan wadah kebersamaan Ono Niha yang berdomisili di Desa Lubuk Ogung.
Oleh karena itu, saat ini juga ditengah-tengah kita sudah hadir Orang tua kita, atau saudara kita Sokhi Atulo Laia, dimana salah satu Bakal Calon Legislatif dari Partai PDIP, Dapil V Kabupaten Pelalawan,” ucap Eben Ezer.
Dengan ini kami mewakili diantara masyarakat Nias di Lubuk Ogung bertanya ‘mengapakah Bapak Sokhi Atulo Laia baru hadir ditengah-tengah kami saat ini, selama ini jauh sebelumnya dalam pertarungan menjadi kader politik tidak pernah kami temukan’ dan apakah kedatangan ini merupakan permulaan menyatukan pemikiran tentang kemajuan Ono Niha?,” tambahnya dengan tegas.
Sokhi Atulo Laia yang datang, benar saja ingin menyampaikan hal penting kepada anggota STM Anugerah, Pada Tahun 2024 mendatang ia akan ikut bertarung sebagai Bakal Calon Legislatif Dapil V Kabupaten Pelalawan.
Selanjutnya, Tokoh Adat Masyarakat Nias dari Pangkalan kerinci Samazasa Ndruru menanggapi kutipan sambutan ketua STM Anugerah yang bersifat pertanyaan, sontak batin merasakan seketika dalam suasana tegang.
Samazasa mengatakan selama ini kita sebagai Masyarakat Nias yang tinggal di Pangkalan Kerinci Riau dan sekitarnya selalu bersama-sama baik sebagai status pekerja dalam berbagai profesi, juga dalam berorganisasi kita selalu ada.
“Kami sangat menerima apa yang dimaksud oleh ketua STM Anugerah adalah hal yang masuk akal, mengapakah selama ini Sokhi Atulo Laia tidak pernah hadir bersama kami dalam kegiatan kegiatan Ono Niha khususnya di Bandar Seikijang,” ujarnya.
“Sebenarnya Sokhi Atulo Laia tidak asing lagi ditengah-tengah masyarakat, hampir setiap daerah mengenalnya. Selama ini Sokhi Atulo Laia sering dikenal dengan nama ‘TALABU’ dan benar ia banyak tugas yang sedang dijalankan seperti giat sosial dalam berbagai organisasi, giat adat masyarakat Nias, dan bahkan dalam tugas kerohanian dan sejumlah pengurus fungsional lainnya hingga keagamaan di Pulau Nias.
Dan jika ada undangan pada kegiatan-kegiatan disini jika Tuhan mengizinkan pasti Kami hadiri,” papar Samazasa Ndruru.
Suasana tegang diawal acara seketika menjadi santai dan bahagia, tokoh adat masyarakat Nias ini dikenal dengan gaya bicaranya selalu menyenangkan di hati pendengar, tegas, ramah, dan sedikit humoris dalam penjabarannya. Sehingga Samazasa Ndruru jarang terlepas dalam setiap kegiatan dimana tempat ia tinggal.
Pada kesempatan itu Sokhi Atulo Laia menyampaikan sambutannya “Saya sangat berterimakasih atas terbukanya pintu buat kami bisa hadir di tempat ini, walaupun kita sesama orang Nias. Tetapi pada kesempatan ini tentu akan membuat kita semakin solid kedepannya. Jujur saya awalnya mendengar apa yang disampaikan Ketua STM Anugerah sedikit terkejut, tapi jika tidak benar-benar memahaminya pasti kita segera pamit dari tempat ini,” terangnya.
“Dan semua yang sudah disampaikan tadi benar sudah terwakilkan suara hati yang lain. Dan karena itu kami hadir disini bukan karena ada maksud semata-mata hanya mencari perhatian tetapi mengajak masyarakat Nias yang berdomisili di tempat ini bersama-sama membangun dan meningkatkan kekompakan, memperjuangkan hak-hak kita kedepannya, mempertahankan harkat dan martabat Ono Niha. Pada Tahun 2024 mendatang, tentu saat yang baik bagi kita jika benar-benar memiliki komitmen dan Ono Niha harus memenangkan pertarungan pemilihan Bakal Calon Legislatif Dapil V,” imbuh Sokhi Atulo Laia yang sering dikenal dengan sebutan Talabu.
Berdasarkan data pemilih tetap disampaikan oleh Ketua RT setempat Joni Halawa Masyarakat Nias tercatat sekitar 10% dari jumlah keseluruhan atau kurang lebih 220 orang. Tetapi untuk keseluruhan DPT Ono Niha di dapil V sekitar 4.000 orang. Hal ini menjadi gambaran di setiap lingkungan berdomisili. Ketua RT juga menghimbau kepada warganya agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan tepat, siapapun nanti yang akan dipilihnya sesuai hati nurani.
penulis : Faogo Halawa
Sumber : FH







