Laba-labanews.com
Kampar___Rusdi Ahmad yang mengaku sebagai generasi penerus Datuok Rajo Deko, menegaskan bahwa dirinya telah meminta pengamanan melalui personel TNI untuk menjaga Perkebunan Kelapa Sawit KKPA Putra Melayu di Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau.
Rusdi menyatakan bahwa pihaknya tidak gentar menghadapi ancaman atau propaganda yang dianggap tidak berdasar. Ia juga mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Polres Kampar terkait kondisi lahan ulayat milik anak kemenakannya. Menurut Rusdi, pihak kepolisian mengakui bahwa tanah tersebut adalah ulayat yang sah milik Datuok Rajo Deko.
Terkait video yang beredar, yang menunjukkan adanya ancaman terhadap anak kemenakannya dan permintaan agar mereka meninggalkan lokasi tersebut, Rusdi mengaku sangat menyayangkan tindakan tersebut. Ia menilai hal itu tidak etis dan melanggar norma. Setelah kejadian itu, Rusdi mengaku telah memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak terkait agar mempelajari aturan serta legalitas lahan tersebut.
Saat dikonfirmasi oleh awak media di Bangkinang, Rusdi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjual lahan milik anak kemenakannya. Namun, ia mengakui bahwa dulu pernah mengeluarkan beberapa surat untuk pihak di luar anak kemenakannya agar dapat menggarap lahan tersebut. Meski begitu, ia menegaskan bahwa hal itu bukan untuk tujuan jual beli, melainkan sebatas izin pengelolaan.
“Ini semua dilakukan demi menjaga hak dan kedaulatan tanah ulayat kami,” ujar Rusdi.






