Laba-labanews.com
Kuok___Kisah pilu seorang lanjut usia bernama Bapak Taher (86) yang hidup dalam kemiskinan ekstrem di Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, menarik perhatian Kodim 0313/KPR dan Baznas Kabupaten Kampar.
Mendengar laporan tentang kondisi Bapak Taher, yang hidup sebatang kara dengan rumah tak layak huni, kedua lembaga ini bergerak cepat memberikan bantuan.
Tim kemanusiaan yang dipimpin Ketua Baznas Kampar, Purwadi, dan Bati Bhakti Staf Teritorial Kodim 0313/KPR, Serma Haryanto, langsung mendatangi rumah Bapak Taher. Mereka didampingi Staf Pendistribusian Baznas Kampar, Rifki; Babinsa Desa Kuok, Serka S. Tanjung; dan Sekretaris Desa Kuok, Muslim Gazali.
Sesampainya di lokasi, tim disambut dengan kondisi rumah Bapak Taher yang memprihatinkan. Rumahnya, yang terbuat dari papan, tampak rusak dan lapuk, dikelilingi semak belukar. Kondisi di dalam rumah pun tidak kalah buruk, dengan sampah yang berserakan dan fasilitas MCK yang sudah tidak berfungsi.
Menurut keterangan tetangga, Ibu Ros, yang selama ini memberikan makanan kepada Bapak Taher, beliau hidup sendiri tanpa anak dan istri karena tidak pernah menikah. Keluarga lainnya berada di Jambi, sementara kedua orang tuanya telah lama meninggal dunia. Untuk bertahan hidup, Bapak Taher mengandalkan bantuan warga sekitar dan Baznas.
Melihat kondisi ini, Kodim 0313/KPR dan Baznas segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kuok untuk membersihkan dan merenovasi rumah Bapak Taher. Langkah ini dilakukan untuk memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi beliau.
“Kami berharap langkah ini dapat meringankan beban hidup Pak Taher dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama,” ujar Purwadi.
Aksi cepat Kodim 0313/KPR dan Baznas Kampar ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Diharapkan kolaborasi seperti ini terus berlanjut untuk membantu warga yang membutuhkan, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.






