BeritaHukrimKamparPemerintahanPeristiwaRagam

Dugaan pungli di Disnaker kampar, Massa Minta Bupati Bersihkan Pejabat Mental Koruptor

122
×

Dugaan pungli di Disnaker kampar, Massa Minta Bupati Bersihkan Pejabat Mental Koruptor

Sebarkan artikel ini

Laba-labanews.com

Kampar___Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSPPP-SPSI) Kabupaten Kampar menggelar aksi damai pada Kamis (8/5), menuntut keadilan atas lambannya penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan dugaan praktik pungli di lingkungan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kampar.

Sekitar 250 orang buruh memulai aksinya pada pukul 09.00 WIB dengan berkumpul di depan pintu tol Bangkinang. Massa kemudian bergerak menuju Kantor Disnaker Kampar dan tiba sekitar pukul 10.20 WIB, langsung menggelar orasi dengan pengeras suara dan spanduk tuntutan.

Aksi ini dipimpin oleh sejumlah ketua PUK dari berbagai perusahaan besar di Kampar dan dikomandoi oleh Roy Ando Sirait, S.H., M.H., selaku Ketua PC FSPPP-SPSI, serta didukung oleh Urbanus Situmorang, S.H., M.H. sebagai koordinator aksi.

Massa menuntut dua hal utama:

1. Penyelesaian mediasi perselisihan hubungan industrial sesuai UU Nomor 2 Tahun 2004 dalam waktu maksimal 30 hari.

2. Transparansi dan percepatan dalam proses pencatatan serikat pekerja sebagaimana diatur dalam UU Nomor 21 Tahun 2000, serta penghentian dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum pejabat Disnaker.

“Kami lelah dipermainkan. Kami punya bukti adanya pungli dalam proses pencatatan serikat. Ini mencoreng nama baik pemerintahan dan menghambat roda birokrasi,” tegas salah satu perwakilan buruh dalam orasinya.

Aksi ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Sekitar pukul 11.22 WIB, Bupati Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati turun langsung menemui massa. Dalam mediasi yang digelar, Bupati menegaskan komitmen Pemkab untuk menindak tegas setiap bentuk pungli dan memastikan seluruh proses pencatatan serikat pekerja berjalan sesuai SOP.

“Kalau memang ada bukti pungli, serahkan ke kami. Akan kami proses sesuai aturan,” tegas Ahmad Yuzar di hadapan perwakilan buruh.

Plt Kadis Perinaker, Arizon, S.E., turut hadir dan menyatakan siap menyampaikan seluruh tuntutan kepada pimpinan daerah dan memperbaiki pelayanan birokrasi. Sementara Wakil Bupati menegaskan akan menindak oknum pelaku pungli sesuai ketentuan hukum.

Aksi berlangsung tertib dan kondusif. Mediasi dihadiri oleh pejabat tinggi daerah, aparat kepolisian, dan perwakilan serikat buruh. Aksi damai ini berakhir pada pukul 12.05 WIB.

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777