Labalabanews.com
Nias Utara____ Sejumlah pihak menyoroti proses verifikasi dapur umum yang akan digunakan untuk program makanan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara. Isu ini mencuat setelah adanya laporan dari warga terkait dugaan lokasi dapur yang tidak memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.
Pada hari Senin, 18 Agustus 2025, beberapa awak media mendatangi lokasi yang direncanakan sebagai dapur umum MBG di Kecamatan Sawo. Lokasi tersebut memiliki spanduk bertuliskan “Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lasara Sawo Kecamatan Sawo.” Kedatangan media ini dipicu oleh informasi dari warga yang menyatakan bahwa lokasi tersebut diduga memiliki septic tank di area pengemasan makanan, serta luas dapur yang tidak memenuhi standar verifikasi yang ditetapkan.
Saat tiba di lokasi, perwakilan media tidak diizinkan masuk untuk melakukan peninjauan dengan alasan harus mendapatkan izin dari seorang oknum berinisial “AR.” Hal ini menimbulkan kekecewaan dan pertanyaan terkait transparansi proses verifikasi.
Febeanus Zalukhu dari LSM GEMENTARA RAYA Pulau Nias menyatakan, “Meskipun kami tidak diperkenankan masuk untuk meninjau lokasi yang diduga memiliki septic tank, kami memiliki bukti lain berupa foto dan video yang diberikan oleh warga setempat.”
Agus Hulu dari Media Investigasimabes menekankan pentingnya kebersihan dan sterilisasi dapur dalam program makanan bergizi gratis. “Kami sangat berharap agar pihak Badan Gizi Nasional (BGN) lebih profesional dalam menentukan lokasi dapur umum, sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan aspek lokasi secara menyeluruh. Ini mencakup fasilitas, peralatan, kebersihan, prosedur operasional dapur, serta kompetensi tenaga ahli gizi yang terlibat,” ujarnya. Agus Hulu menambahkan bahwa tujuan dari verifikasi yang ketat adalah untuk memastikan dapur mampu menyediakan makanan yang aman, bergizi seimbang, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Inspektorat Badan Gizi Nasional Pusat (BGN), melalui Bapak Dadang, juga memberikan tanggapan. Beliau berharap agar petugas BGN yang bertugas di Kabupaten Nias Utara tetap berpedoman pada juknis dalam setiap penempatan lokasi dapur pengelolaan makanan bergizi, serta melakukan verifikasi secara profesional dan bertanggung jawab.
Isu ini menyoroti pentingnya pengawasan dan verifikasi yang ketat dalam program makanan bergizi gratis, untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan aman, bergizi, dan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.







