Labalananews.com
Kuok,___ Jumat 14 Nov.2025 Kepala SMP Negeri 3 Kuok, Iwan, belum memberikan klarifikasi terkait dugaan mark up penggunaan Anggaran Dana BOS sejak tahun anggaran 2023 hingga 2025. Kondisi sekolah yang memprihatinkan menjadi sorotan utama.
Seorang warga Desa Silam yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sejak kepemimpinan kepala sekolah saat ini, pengelolaan terkesan tertutup. “Kondisi sekolah yang amburadul dan seakan tak terurus membuat masyarakat heran, kemana diperuntukkan anggaran dana BOS tersebut?” ujarnya.
Pantauan Tim media Labalabanews.com di lokasi menunjukkan kondisi pintu, jendela, dan plaform sekolah yang sangat memprihatinkan tampak terlihat pada berlubang, Dan dinding² sekolah terkesan tak terurus seakan tak berpenghuni bak sekolah tak berfungai,
Upaya konfirmasi dari tim media melalui sambungan telepon dan pesan singkat kepada kepala sekolah tidak mendapatkan respons.Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Drs. M. Aidil SH MPd, melalui Kabid Dikdas Siti Meilia Spd Mpd, (Meme), membenarkan bahwa sistem pendidikan di Kampar membutuhkan ketegasan. Pihaknya saat sedang menangani banyak berbagai persoalan di sekolah-sekolah. Ia juga berterima kasih atas peran serta masyarakat dalam mengawasi kinerja guru dan pihak sekolah.
Kami akan segera melakukan pemanggilan kepala sekolah yang dimaksud dan melakukan pemeriksaan atas aduan masyarakat tersebut,” tegasnya.
Kita tidak akan memberikan Toleransi yang Mengabaikan tugas Dan tanggung jawab disetiap sekolah yang dipimpin, Dan juga termasuk dalam pengelolaan anggaran dana BOS, Kita saat ini fokus melakukan penertipan terhadap kepala sekolah serta Guru guru yang nakal, dan kita tidak memberi ampun, jika terbukti Akan kita berikan sanksi tegas, tuturnya







