Labalabanews.com
Bangkinang Riau, ___13 Januari 2026 Kepemimpinan Bupati Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti tercoreng parah di mata publik, setelah kasus perselisihan antara pimpinan RSUD Bangkinang dengan tenaga kesehatan meledak ke permukaan – dengan tuduhan pemotongan hak-hak yang seharusnya diterima oleh para nakes!
Sumber yang enggan disebutkan mengungkapkan, perseteruan internal rumah sakit telah membuat citra kepemimpinan daerah menjadi cacat total.
“KENAPA POTONG JASPEL DAN INSENTIF?” – itu pertanyaan tajam yang dilontarkan Komisi II DPRD Kampar, Toni Hidayat, kepada awak media.
Eko Sutrisno juga mengeluarkan suara penuh kemarahan: “SANGAT KECEWA! RSUD Bangkinang yang seharusnya jadi harapan masyarakat, kini malah menjadikan tenaga kesehatan sebagai korban!”
Menurutnya, meskipun ada temuan administrasi sebelumnya, tidak ada alasan untuk membebankan masalah tersebut kepada para nakes. “Pimpinan manajemen harus cari solusi lain, bukan merampas hak yang sudah jelas!” tegasnya dengan kesal.***







