Labalabanews.com
BANGKINANG ____Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kampar mengeluhkan kinerja Sekretariat DPRD Kampar. Mereka menyebut komunikasi dengan Sekretariat sangat sulit, akses untuk berkomunikasi dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) Yogi dibatasi ketat, hingga pencairan hak-hak keuangan anggota DPRD yang sengaja dipersulit.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang anggota DPRD Kampar yang enggan disebutkan namanya (X) kepada Labalabanews.com, Selasa (7/10/2026).
“Intinya begini, Sekretariat DPRD sulit dihubungi. Akses komunikasi ke Bapak selaku Sekwan Yogi sengaja dibatasi dan dijaga ketat.
Dan bukan itu saja, Hak-hak keuangan anggota DPRD sengaja dipersulit pencairannya,” ungkap X menirukan keluhan kolektif anggota dewan.
Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat mengganggu tugas-tugas kedewanan. Padahal, Sekretariat DPRD seharusnya menjadi fasilitator utama bagi anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.
Menindaklanjuti informasu tersebut, Labalabanews.com telah melayangkan konfirmasi kepada Sekwan DPRD Kampar, Yogi.
Adapun Konfirmasi yang dilayangkan berisi tiga pertanyaan itu
a. Benar ada pembatasan komunikasi itu? Siapa yang membatasi?
b. Kenapa hak anggota DPRD sulit cair? Ada intervensi pihak luar Sekwan?
c. Apakah Bapak dalam tekanan?
Hingga berita ini diterbitkan, Sekwan DPRD Kampar, Yogi belum memberikan jawaban.
Labalabanews.com masih berupaya mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak Sekretariat DPRD Kampar untuk keberimbangan pemberitaan.
Tugas Sekwan adalah Melayani Anggota Dewan, Bukan Membatasi
Sebagaimana diketahui, Sekretaris DPRD memiliki tugas pokok melayani dan memfasilitasi seluruh kegiatan DPRD. Jika akses komunikasi saja dibatasi dan hak keuangan anggota dipersulit, hal ini patut dipertanyakan.







