Labalabanews.com
Bangkinang, 16 Oktober 2025 — Kongres Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang berlangsung dinamis dan penuh semangat demokrasi. Melalui proses pemilihan yang kompetitif, tiga tokoh muda akhirnya terpilih menahkodai organisasi kemahasiswaan kampus untuk periode terbaru.
Muhammad Haris resmi terpilih menjadi Presiden Mahasiswa STIE Bangkinang setelah meraih dukungan mayoritas delegasi kelas dan organisasi. Dalam pidato kemenangannya, Haris menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah mempercayakan mandat kepadanya. Ia menegaskan komitmen untuk menjadikan BEM sebagai wadah perjuangan, persatuan, dan pengembangan potensi mahasiswa.
“Kemenangan ini bukan milik saya, tapi milik seluruh mahasiswa STIE Bangkinang. Ini adalah kemenangan semangat, persaudaraan, dan tekad untuk membawa kampus ini ke arah yang lebih baik. Mari kita bangun BEM yang aktif, kritis, dan dekat dengan mahasiswa,” ujar Haris disambut tepuk tangan gemuruh peserta kongres.
Di sisi lain, Ahmad Yoanda Anwar terpilih sebagai Ketua Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) STIE Bangkinang. Ia menegaskan komitmen untuk menjaga keseimbangan dan menegakkan nilai-nilai demokrasi kampus.
“DLM akan berdiri sebagai penjaga dan pengawal aspirasi mahasiswa. Kita bukan hanya lembaga formal, tapi mitra perjuangan untuk memastikan keadilan dan transparansi di lingkungan organisasi mahasiswa,” tutur Yoanda.
Sementara itu, posisi Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dipercayakan kepada Maulana Zuhdi. Ia menekankan pentingnya kreativitas dan solidaritas antar mahasiswa dalam menghidupkan kegiatan kampus yang produktif dan berdaya saing.
“UKM adalah tempat berkarya dan berekspresi. Kita akan hidupkan kembali semangat kompetisi, pelatihan, dan pengabdian agar mahasiswa STIE Bangkinang dikenal aktif dan berprestasi,” ujarnya penuh semangat.
Kongres Mahasiswa STIE Bangkinang tahun ini menjadi momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan mahasiswa. Dengan semangat baru yang lahir dari proses demokratis, diharapkan kepengurusan yang terpilih mampu membawa organisasi kemahasiswaan menuju arah yang lebih maju, inklusif, dan berpengaruh di lingkungan kampus maupun masyarakat.***







