Laba-labanews.com
Jakarta____Langkah tegas Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam memperjuangkan pembangunan Kepulauan Nias menuai dukungan luas dari masyarakat dan pemuda setempat. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (29/4), Bobby secara terbuka melaporkan kondisi empat kabupaten tertinggal yang ada di wilayah Kepulauan Nias.
Empat kabupaten tersebut merupakan bagian dari tujuh daerah tertinggal di Pulau Sumatera. Keberanian dan komitmen Bobby Nasution dalam menyuarakan kepentingan Kepulauan Nias dinilai sebagai gebrakan luar biasa dari seorang kepala daerah.
Aktivis Pemuda Nias, Edizaro Lase, menyebut kepemimpinan Bobby sebagai era baru yang membawa harapan bagi masyarakat Nias.
“Hanya di masa Gubernur Bobby Nasution, suara Kepulauan Nias benar-benar bergema di ruang-ruang parlemen nasional. Kepeduliannya nyata, bukan sekadar janji,” tegas Edi Lase di Jakarta, Kamis (2/5/2025).
Bobby juga menjadi satu-satunya gubernur yang langsung turun ke titik-titik terisolir di Kepulauan Nias setelah dilantik. Ia meninjau kondisi jalan provinsi penghubung Kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Barat dan Nias Utara — infrastruktur vital yang selama ini terabaikan. Rencana alokasi anggaran khusus untuk membuka akses jalan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini terjebak dalam keterisoliran ekonomi dan geografis.
Dukungan pun mengalir deras dari berbagai elemen masyarakat Kepulauan Nias, terutama para pemuda yang menilai Gubsu Bobby Nasution telah menghapus kesan “anak tiri” yang selama ini melekat pada daerah mereka.
Langkah nyata Bobby Nasution tak hanya membuka akses fisik, tetapi juga membuka lembaran baru harapan bagi pembangunan berkeadilan di Sumatera Utara.






