Laba-labanews.com
Kampar___Aktivitas ilegal dalam jual beli cangkang di wilayah Kampar Kiri Hilir, tepatnya di jalan lintas Pekanbaru-Taluk Kuantan, semakin mencurigakan. Para pelaku usaha ini terpantau beroperasi tanpa adanya pengawasan yang jelas, bahkan terkesan seolah memiliki izin dari pihak berwenang.
Lokasi kegiatan mereka berada dekat dengan jalan utama, di Desa Penghidupan dan Simalinyang, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar.
Dalam konfirmasi media kepada sejumlah pekerja yang tengah membongkar cangkang, mereka mengaku hanya menerima gaji dari “bos” yang memiliki usaha tersebut. Saat ditanya lebih lanjut mengenai pemilik usaha, mereka menghindar dan mengaku tidak tahu, hanya menyebutkan bahwa pengawasan dilakukan oleh seseorang yang dipercaya oleh pemilik usaha.
Pencarian lebih lanjut di sekitar lokasi oleh awak media menemukan tidak adanya jejak atau keberadaan pihak yang bertanggung jawab langsung atas usaha ini, yang diduga sengaja menghindari konfrontasi. Masyarakat setempat juga membenarkan bahwa yang mereka lihat hanya pengawas yang mengelola transaksi tersebut, sementara pemiliknya tidak pernah tampak di lokasi.
Praktik ini sudah berlangsung lama dan melibatkan puluhan mobil yang terlibat dalam aktivitas jual beli cangkang, yang diduga berasal dari perusahaan-perusahaan besar. Masyarakat berharap agar penegakan hukum segera ditindaklanjuti karena kegiatan ilegal ini tidak hanya merugikan negara dari segi pajak, tetapi juga merugikan perusahaan pemilik cangkang, yang menjadi sasaran praktik ilegal ini.
Aktivitas ini memunculkan kekhawatiran terkait dampak lebih lanjut terhadap ekonomi dan keadilan usaha, serta menuntut perhatian serius dari pihak berwenang untuk segera menindak tegas pengusaha yang terlibat.






