BeritaEkonomi BisnisHukrimKamparPemerintahanPeristiwa

Rapat Tegang di Kantor Camat Siak Hulu,Jalan “Fiktif” Datuk Ganti Picu Konflik di Areal KOPPSA-M

120
×

Rapat Tegang di Kantor Camat Siak Hulu,Jalan “Fiktif” Datuk Ganti Picu Konflik di Areal KOPPSA-M

Sebarkan artikel ini

Laba-labanews.com

Siak Hulu___Sebuah rapat penting terkait permohonan pembukaan portal jalan di areal perkebunan KOPPSA-M, Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar digelar dengan suasana penuh ketegangan. Rapat yang berlangsung di ruang kerja Camat Siak Hulu itu dihadiri unsur pemerintahan, aparat kepolisian, dan perwakilan pihak terkait.

Dipimpin langsung oleh Camat Siak Hulu Irwansyah, S.STP, rapat membahas klaim atas sebuah jalan bernama “Datuk Ganti” yang mencuat dalam surat permohonan pembukaan portal jalan oleh pihak tertentu. Namun, fakta mencengangkan terungkap: tak ada satu pun pihak yang hadir mengakui keberadaan jalan tersebut.

Perwakilan PT. Langgam Harmoni, Simamora, menyatakan sejak 2003 hingga 2024, pihaknya tidak pernah mendengar ataupun mengetahui nama Jalan Datuk Ganti. Senada, mantan Pj. Kepala Desa Pangkalan Baru, Chenrizal, juga membantah pernah mengetahui adanya jalan tersebut selama masa jabatannya.

Ketua KOPPSA-M, Nusirwan, memaparkan adanya kesepakatan bersama dengan pihak Suratno pada Desember 2023 terkait pengelolaan jalan dan lahan seluas 40 hektar. Namun, kesepakatan itu disebut mandek hanya tiga bulan berselang, hingga akhirnya pihak KOPPSA-M memutuskan menutup akses jalan yang dimaksud karena tidak dijalankan sebagaimana mestinya.

Kapolsek Siak Hulu KOMPOL Pauzi, S.H., M.H. menegaskan perlunya kesimpulan dan rekomendasi tegas dalam rapat. Ia menyoroti absennya pihak Suratno yang dianggap tidak kooperatif, serta menyatakan bahwa penamaan sepihak jalan “Datuk Ganti” justru menjadi sumber konflik di lapangan. Terlebih, jalan tersebut tidak digunakan oleh masyarakat umum, melainkan hanya oleh pihak Suratno.

Hasil rapat memutuskan bahwa tidak ditemukan nama resmi “Jalan Datuk Ganti” di areal KOPPSA-M. Absennya pihak Suratno turut dicatat sebagai sikap tidak kooperatif dalam penyelesaian masalah.

Rapat berakhir pukul 15.00 WIB dengan situasi aman dan kondusif. Dokumentasi lengkap kegiatan telah disiapkan untuk dilaporkan kepada Bupati Kampar sebagai bahan pertimbangan tindak lanjut.

 

 

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777