Tipikor

Bupati Ahmad Yuzar Pimpin Deklarasi, Kampar Prioritaskan Aspirasi Tanpa Anarki

93
×

Bupati Ahmad Yuzar Pimpin Deklarasi, Kampar Prioritaskan Aspirasi Tanpa Anarki

Sebarkan artikel ini

Labalabanews.com

 

Bangkinang _____Di tengah semangat membangun daerah yang inklusif dan partisipatif, Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, menggelar deklarasi bersama yang menandai komitmen kuat untuk mewujudkan penyampaian pendapat di muka umum yang tertib, damai, serta menjunjung tinggi nilai-nilai konstruktif. Deklarasi ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan daerah.

Acara yang berlangsung di Balai Bupati Kampar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang merepresentasikan keberagaman dan kekuatan Kabupaten Kampar. Selain jajaran Forkopimda, hadir pula tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh pemuda, perwakilan organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Turut hadir Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, mendampingi Bupati Ahmad Yuzar, semakin mengukuhkan soliditas kepemimpinan daerah dalam mewujudkan visi Kampar yang lebih baik.

Kapolres Kampar, Dandim 0313/KPR, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Ketua DPRD Kampar, Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang, dan Ketua Pengadilan Agama Bangkinang, yang turut hadir dalam deklarasi ini, menunjukkan dukungan penuh dari seluruh elemen penegak hukum dan peradilan terhadap komitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam penyampaian aspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk mendengarkan dan menghargai setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab dan tidak melanggar hukum.

“Kami ingin menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun, kami juga menegaskan bahwa segala bentuk tindakan anarkis dan provokatif tidak akan ditoleransi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan dalam setiap aksi penyampaian pendapat,” ujar Bupati Ahmad Yuzar.

Lebih lanjut, Bupati Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dialog dan komunikasi dengan masyarakat. Ia berharap, melalui dialog yang konstruktif, berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dapat dipecahkan secara bersama-sama.

Deklarasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi penyampaian aspirasi masyarakat. Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Indonesia dapat terus melangkah maju menuju kemajuan dan kesejahteraan yang merata ***

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777