Laba-labanews.com
Tapung Hulu___memanas setelah masyarakat dan pemuda Desa Danau Lancang, yang tergabung dalam Gerakan Danau Lancang Bangkit (GEDAB), menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan PT. SAM 1 (Surya Dumai Group) pada Sabtu, 18 Januari 2025.
Aksi ini dipicu oleh tuntutan terkait dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang dinilai belum disalurkan kepada masyarakat sekitar. Sekitar 300 massa dengan 100 kendaraan roda dua dan 3 mobil berkumpul sejak pukul 09.30 WIB, membawa alat peraga seperti sistem suara untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Dalam aksi ini, massa menghentikan aktivitas produksi pabrik dan memblokade armada pengangkut TBS perusahaan sebagai bentuk protes.
Tuntutan utama yang disampaikan masyarakat adalah agar PT. SAM 1 memberikan dana CSR setiap tahun sesuai keuntungan perusahaan, serta menghadirkan langsung pimpinan kantor pusat untuk memutuskan tuntutan tersebut.
Massa juga memutuskan untuk menutup pintu pagar pabrik dan melarang operasional apapun hingga tuntutan mereka dipenuhi. Di bawah komando Kapolsek Tapung Hulu, AKP Wel Etria, mediasi berjalan dengan tertib.
Pada pukul 12.30 WIB, enam perwakilan massa diterima untuk berdialog dengan pihak manajemen PT. SAM 1 di ruang rapat kantor perusahaan. Pertemuan yang juga dihadiri Camat Tapung Hulu, Pj. Kepala Desa Danau Lancang, dan tokoh masyarakat ini menghasilkan keputusan bahwa pihak perusahaan akan memberikan jawaban resmi pada 2 Maret 2025 setelah berkoordinasi dengan kantor pusat di Pekanbaru.
Namun, masyarakat bersikukuh untuk tetap menghentikan operasional pabrik hingga tuntutan mereka dipenuhi. Aksi berakhir pada pukul 14.40 WIB dalam kondisi aman, meski sebanyak 30 perwakilan massa tetap berjaga di area pabrik untuk memastikan aktivitas benar-benar dihentikan.
Protes ini menjadi sorotan publik karena skala massa yang besar dan dampaknya terhadap operasional perusahaan. Dengan keputusan final yang dijadwalkan pada awal Maret, masyarakat kini menunggu apakah tuntutan mereka akan dipenuhi oleh PT. SAM 1 atau konflik ini akan terus berlanjut.






