Labalabanews.com
Bangkinang Kampar____ Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar dari Fraksi Partai Gerindra menggelar rapat koordinasi eksternal sekaligus kunjungan lapangan.
Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kampar, Ristanto, bersama seluruh jajaran anggota Komisi I secara lengkap.Pertemuan dan peninjauan lapangan yang berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026 tersebut memfokuskan pembahasan pada isu-isu krusial terkait infrastruktur jalan tol serta dampaknya terhadap mobilitas masyarakat lokal.
Dalam pernyataannya, Ristanto menegaskan beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan dan pengusulan dalam agenda tersebut,
Perbaikan Akses Jalan Terdampak Angkutan Material Tol, Komisi I menyampaikan permohonan resmi dan mendesak dilakukannya perbaikan total terhadap akses jalan yang pernah dilalui kendaraan angkutan material berat selama pengerjaan proyek strategis nasional Jalan Tol Pekanbaru–Bangkinang.
Langkah ini dinilai mendesak demi memulihkan kenyamanan serta keselamatan berkendara bagi masyarakat sekitar.
Kejelasan Teknis Jalur Keluar-Masuk (Interchange) & Gerbang Tol (GT)Komisi I meminta keterangan terperinci, transparansi, serta pemetaan yang matang mengenai jalur konektivitas keluar-masuk (interchange), pintu keluar (exit tol), serta lokasi Gerbang Tol (GT) yang berada di wilayah Jalan Garuda Sakti,
Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung. Hal ini diperlukan agar integrasi jalur tol tidak menimbulkan titik kemacetan baru di jalan arteri lokal.Pengusulan Perawatan Jalan Akses oleh PT Hutama Karya (HK)Dalam kesempatan yang sama, Ristanto beserta jajaran komisi juga mengajukan usulan formal terkait pemeliharaan dan perawatan jalan akses (access road) yang saat ini masih berada dalam tahap pengerjaan oleh pihak PT Hutama Karya (HK).
Komisi I berharap proses pengerjaan dan perawatan berjalan paralel demi menjaga kualitas fasilitas umum tetap layak pakai.
Melalui rapat dan kunjungan ini, Fraksi Partai Gerindra bersama jajaran Komisi I DPRD Kampar berkomitmen untuk terus mengawal dan menjembatani aspirasi warga agar kehadiran infrastruktur tol memberikan dampak ekonomi positif tanpa merugikan fasilitas publik di wilayah Kabupaten Kampar.









