Pekanbaru

Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal Diberi Gelar Datuk “Wira Lela Setia Negeri”

234
×

Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal Diberi Gelar Datuk “Wira Lela Setia Negeri”

Sebarkan artikel ini

Pekan baru _________________

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal kini resmi menyandang gelar kehormatan adat sebagai ‘Datuk Wira Lela Setia Negeri’.

Gelar untuk Jenderal bintang dua ini, diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai.

Irjen Iqbal dinilai telah berjasa bagi adat dan masyarakat melayu, khususnya di Kota Dumai.

Prosesi penabalan gelar adat ini digelar di Kantor LAMR Kota Dumai, Jumat (17/6/2022) pagi.

Dalam kegiatan ini, Irjen Iqbal terlihat gagah mengenakan busana melayu dengan warna hitam dan corak kuning keemasan. Ia didampingi istrinya, Datin Nindya M Iqbal, yang juga terlihat anggun menggunakan pakaian senada dengan kepala ditutupi selendang kuning emas.

Kapolda Riau dan istri, beserta Gubernur Riau, Syamsuar, Ketua DPRD Riau, Yulisman, Walikota Dumai, Paisal dan beberapa pejabat lainnya, tiba di depan LAMR Kota Dumai.

Kedatangan Irjen Iqbal disambut permainan kompang, Kapolda Riau kemudian diiringi sambil berjalan dari pagar hingga ke tangga LAMR Kota Dumai. Selanjutnya, Irjen Iqbal disambut pencak silat.

Masuk ke rangkaian prosesi penabalan gelar kehormatan adat, sebelumnya turut dibacakan pula riwayat hidup, disusul warkah penabalan adat untuk Kapolda Riau.

Majelis Penabalan gelar adat ditandai dengan pemasangan tanjak oleh Ketua MKA LAMR Kota Dumai Datuk Seri Atan Ujang, pemasangan selempang oleh Datuk Seri Setia Amanah Syamsuar dan pemasangan keris oleh Ketua DPH LAMR Kota Dumai Datuk Seri Syarudin Husin.

Usai penabalan gelar kehormatan adat, kegiatan dilanjutkan dengan tepuk tepung tawar dan doa bersama.

Kapolda Riau, Irjen Pol Iqbal mengatakan, ia merasa sangat terhormat dengan gelar yang diterimanya. Ia menyatakan, ini adalah anugerah luar biasa.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas penabalan (gelar kehormatan adat) ini. Ini adalah anugerah yang sangat luar biasa bagi saya sekeluarga. Baik saya secara pribadi, keluarga, dan selaku Kapolda,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, Kota Dumai tak ubahnya sebagai kampung halamannya. Dikarenakan, pada tahun 2003, Irjen Iqbal pernah bertugas di Kota Dumai. Waktu itu ia adalah Wakapolres.

Diterangkannya, sosok Iqbal muda, ketika itu bergaul dengan siapa saja, semua elemen masyarakat.

Ia tak menyangka, saat sekarang menjadi Kapolda Riau, LAMR Kota Dumai menganugerahkan gelar kehormatan adat.

Menurut mantan Kapolda NTB ini, gelar adat yang diterimanya sekaligus merupakan amanah. Ia pun berkomitmen untuk menjaga itu.

“Saya harus menjaga itu, menjaga gelar, menjaga kearifan lokal adat istiadat, dan juga menjaga semangat agar saya melakukan tugas-tugas kepolisian, memelihara keamanan, memelihara ketertiban masyarakat, sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat,” sebut pria jebolan Akpol 1991 tersebut.

“Juga (menerapkan) penegakan hukum yang berkeadilan secara maksimal, pantang menyerah. Itu adalah esensi yang bisa saya tangkap. Sekali lagi saya bahagia, haru dan bangga atas penganugerahan gelar adat ini,” imbuhnya.

Ketua DPH LAMR Kota Dumai, Datuk Seri Syarudin Husin menuturkan, sesuai alur sudah, maka pihaknya menilai telah patut Kapolda Riau mendapatkan gelar datuk, karena bersifat amanah, teguh pendirian dan terpercaya.

“Tuan Irjen Moh Iqbal layak mendapatkan gelar datuk ini karena sifat beliau yang amanah, teguh pendirian, dan terpercaya. Setia amanah mengandung arti orang setia yang memegang sumpah setia untuk menaati nilai-nilai adat,” ujarnya.

“Kami juga menerima masukan dari tokoh adat Dumai bahwa beliau dulu saat menjabat sebagai Wakapolres Dumai, telah menjalin silahturahmi yang baik kepada kami lembaga adat,” lanjutnya.

Datuk Seri Syarudin mengatakan, kegiatan penabalan adat ini merupakan bentuk dari masyarakat Kota Dumai yang mencintai dan menghargai sosok Irjen Iqbal sebagai Kapolda Riau.

“Kami masyarakat Dumai mendukung kinerja kepolisian Riau khususnya Polres Dumai,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar Datuk Seri Setia Amanah menjabarkan, penabalan gelar adat bagi Kapolda Riau, adalah mufakat yang diwujudkan atas pertimbangan kepatutan dari aspek adat dan yang berkaitan dengannya.

“Kita mengetahui bahwa bagi masyarakat Kota Dumai, sosok Tuan Irjen Pol Muhammad Iqbal bukanlah seorang yang baru dikenal. Sebab Tuan Kapolda Riau di masa tugas sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakapolres Dumai. Tentu telah banyak kebijakan dan budi baktinya ditorehkan untuk Kota Dumai. Dan dengan jabatan saat ini, justru semakin banyak pula perhatian yang diarahkan ke wilayah Kota Dumai,” sebut Syamsuar.

Lanjut Gubernur Riau, untuk itu, atas nama pribadi dan pemerintah Provinsi Riau, pihaknya menyampaikan ucapan selamat kepada Irjen Iqbal.

“Tahniah dan syabas kepada Tuan Irjen Pol Mohammad Iqbal yang bergelar Datuk Wira Lela Setia Negeri,” tutup Syamsuar.

Hadir dalam kegiatan ini, segenap unsur pejabat Forkopimda Riau atau yang mewakili, serta Forkopimda Dumai, termasuk tokoh adat, datuk-datuk, dan datin-datin LAMR Kota Dumai.

Penulis

Ila

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam